Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan Mahkamah Agung, PA Tutuyan Gelar Berbagai Perlombaan
PA-TUTUYAN.GO.ID - Bulan Agustus merupakan salah satu bulan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Pada bulan ini masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang Ke 77 Tahun. Tak terkecuali, Pengadilan Agama (PA) Tutuyan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur merayakan kemerdekaan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Menurut Ketua PA Tutuyan, Hizbuddin Maddatuang, SH, MH. momentum 17 Agustus merupakan hal yang perlu kita syukuri sekaligus kita rayakan bersama melalui kegiatan positif. ”Mari kita maknai 17 Tahun Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai kegiatan yang dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat kebersamaan. Mulai dari lingkungan satuan kerja kita dan masyarakat. Momentum ini juga perlu disyukuri karena kita telah melewati pagebluk pandemi pada tahun – tahun sebelumnya, mari kita pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat”, jelas Ketua.
Selain itu, Pengadilan Agama Tutuyan juga memperingati HUT Mahkamah Agung Republik Indonesia ke 77 Tahun yang jatuh pada 19 Agustus. PA tutuyan menggelar upacara peringatan hingga mengikuti rangkaian acara yang digelar Mahkamah Agung melalui daring. Adapun rangkaian acara pada HUT MA Ke 77 yakni Peluncuran Aplikasi E-Prima dan E-Berpadu,Penyerahan simbolis Tanda Kehormatan, Anugerah Mahkamah Agung Tahun 2022 dan Pemutaran Film “Pesan Bemakna Jilid 2” yang menggambarkan keteguhan seorang hakim ketika menjalankan tugas.

Di Pengadilan Agama Tutuyan digelar pula berbagai perlombaan guna menyemarakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Mahkamah Agung. Walaupun dengan kesederhanaan, namun seluruh aparatur pengadilan agama Tutuyan tetap bersemangat dan menikmati semarak 17 Agustus di Pengadilan Agama Tutuyan.

Adapun perlombaan yang digelar berbagai kategori. Ada kategori olaharga yakni catur dan tenis meja, kategori permainan dan hiburan ada lomba khas 17 Agustus seperti makan kerupuk, menyanyi, balap kelereng, menari balon, hingga ulur tepung yang digelar secara kelompok. Uniknya ada perlombaan ular tangga raksasa, dimana menggunakan dadu dan ular tangga yang besar.
Menurut Trisa, salah satu peserta yang mengikuti perlombaan tersebut sangat senang mengikuti permainan ular tangga dimana selain bisa bernostalgia juga desain ular tangga yang unik, “Di setiap kotak terdapat soal mulai dari matematika, pengetahuan umum, dan ilmu agama jadi walau sederhana tetap menyenangkan,” imbuhnya.

Selain Upacara dan Tasyakuran yang digelar di Satuan Kerja, Pengadilan Agama Tutuyan juga mengikuti rangkaian acara HUT Kemerdekaan pada 17 Agustus yakni Upacara bendera, Detik – Detik Proklamasi, Aubade dan Penurunan Bendera dan Resepsi Kemerdekaan yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (dwi)
'









