Perkuat Kualitas Layanan, PA Tutuyan Gelar Briefing Rutin Petugas PTSP

Tutuyan – Dalam upaya konsisten mempertahankan standar pelayanan publik yang prima, Pengadilan Agama (PA) Tutuyan kembali menyelenggarakan agenda briefing pagi bagi seluruh petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Rabu (15/4). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menghadirkan birokrasi yang cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat luas.
Penekanan pada Kedisiplinan dan Etika
Kegiatan yang berlangsung di area lobi utama ini dipimpin langsung oleh Panitera Muda Hukum, Novita Otaya, S.H. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa petugas PTSP merupakan wajah terdepan dari Pengadilan Agama Tutuyan. Oleh karena itu, integritas dan keramahan menjadi aspek krusial yang tidak boleh diabaikan.
Beberapa poin utama yang disampaikan dalam arahan tersebut meliputi:
-
Kedisiplinan Waktu: Menjamin seluruh loket layanan telah siap beroperasi tepat pada jam kerja agar masyarakat tidak perlu menunggu lama.
-
Etika Pelayanan (5S): Mengingatkan kembali pentingnya penerapan budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam menghadapi setiap pemohon informasi maupun pencari keadilan.
-
Kepatuhan Standar Mahkamah Agung: Memastikan seluruh prosedur administrasi tetap berjalan di atas koridor aturan yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung RI guna menghindari maladminstrasi.
Komitmen Pelayanan Prima
Selain memberikan motivasi, briefing ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi harian untuk memetakan kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah ini, diharapkan setiap hambatan dalam proses pelayanan dapat segera dicarikan solusinya secara efektif.
"Kami terus berupaya berbenah dan meningkatkan kualitas diri. Harapan kami, masyarakat pencari keadilan di wilayah Tutuyan dapat merasakan pelayanan yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga humanis secara pendekatan," ujar Novita Otaya menutup arahannya.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Pengadilan Agama Tutuyan menegaskan posisinya sebagai institusi yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).





